Essay B.Indonesia
NAMA : KARINAH
NIM : 208620600234
PRODI : PGSD
SEMESTER : 3
MATA KULIAH : KONSEP DASAR BAHASA INDONESA
DILEMA SEKOLAH ONLINE DI MASA PANDEMI COVID 19
Wabah covid 19 atau biasa di sebut dengan sebutan virus corona, sampai saat ini masih terus melanda dunia, termasuk di Indonesia. pasien positif covid-19 di Indonesia mencapai 80.094 kasus. Begitu cepatnya penyebaran wabah ini membuat semua negara membuat upaya preventif, kuratif, dan promotif kepada warga negaranya,semua negara menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan.
Upaya kita semua dalam menghambat penyebaran virus juga merambah ke dunia pendidikan. Berdasarkan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, memberi himbauan bahwa pelaksanaan pembelajaran dilakukan dari rumah melalui pembelajaran daring atau pembelajaran online.
kegiatan pembelajaran daring atau online ini bisa menggunakan google meet,google cllasroom,grup wathsap,grup telegram,zoom dan masih banyak lagi media yang bisa di gunakan untuk belajar online,melalui media pembelajran online guru menyampaikan materi ke pada siswanya,pembelajaran online ini bisa di lakukan di mana saja dan kapan saja,dan semua orang bisa melakukan nya sesuai jadwal yang sudah di tentukan dalam pembelajaran.
Akan tetapi, pada kenyataannya kegiatan pembelajaran daring ini tidak mudah diterapkan di Indonesia,khusus nya di masyarakat perdesaan atau pelosok,Banyak keterbatasan dan permasalahan yang terjadi di lapangan. Beberapa di antaranya yaitu dari segi pendidik, beberapa guru yang belum memiliki kemampuan memanfaatkan kecanggihan teknologi yang mereka punya. Dari segi siswa, tidak semua siswa memiliki android atau laptop untuk mengakses materi pembelajaran.
Selain itu, di daerah pelosok misalnya, tidak semua siswa berasal dari keluarga yang mampu untuk bisa membeli kuota internet setiap waktu,banyak sekali keterbatasan nya ,di daerah pelosok pun kadang tidak ada sinyal,bahkan listrik pun mereka tidak ada,khusus nya di daerah saya sendiri,yaitu di daerah gunung jalu,sering tidak ada sinyal dan sering mati lampu,bahkan bisa sampe beberapa hari atau bahkan satu minggu,jadi susah untuk melaksanan kan pembelajaran daring atau online.
Kebijakan pemerintah mengenai pembelajaran dari rumah ini merupakan kebijakan yang bagus untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas sekaligus memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini. Akan tetapi, saran dari kami sebagai masyarakat perdesaan, untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah pelosok yang diprediksi tidak ada penyebaran virus di sana, sebaiknya diizinkan untuk tetap melaksanakan pembelajaran di sekolah.
Selain itu,ketika akan melaksanakan kegiatan pembelajaran secara ofline atau tatap muka,sebaik nya ada penyebaran informasi yang benar kepada guru juga perlu di lakukan supaya guru tidak kaget,sehingga kegiatan pembelajaran tetap bisa di laksanakan dengan baik.
Terima kasih
Komentar
Posting Komentar